Proses Pemakaman Sutan Bhatoegana Di Terpa Badai


Pojok Redaksi,Jakarta - Mantan Ketua Komisi VII DPR, Sutan Bhatoegana meninggal dunia di Rumah Sakit (RS) Bogor Medical Centre (BMC) setelah dirawat sejak 2 November 2016. Dia meninggal sekira pukul 08.00 WIB.

Kepala Bagian Humas Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) Kementerian Hukum dan HAM Akbar Hadi mengatakan, Sutan menghembuskan nafas terakhir setelah sempat menderita kanker hati.

“Iya setelah dirawat, sakit (kanker hati),” kata Akbar kepada Okezone, Sabtu (19/11/2016).

Jenazah mantan anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Sutan Bhatoegana, dimakamkan di TPU Giri Tama, Bogor. Keluarga menangis histeris mengikuti pemakaman yang diiringi hujan deras dan angin kencang itu Agen Bandarq


Jenazah Bhatoegana dan rombongan tiba di lokasi pukul 16.20 WIB, Sabtu (19/11/2016). Hujan deras turun di TPU Giri Tama saat pemakaman.

Angin kencang bertiup dan petir menyambar. Bahkan tenda di atas makam Bhatoegana pun roboh dan kursi-kursi ambruk.


Meski hujan deras, keluarga Sutan Bhatoegana tetap mengikuti proses pemakaman. Tangis histeris tak sanggup mereka bendung setelah ditinggalkan politikus yang dikenal dengan ucapan “ngeri-ngeri sedap” itu.

Kesehatan mantan politikus Demokrat itu memang terus menurun. Dari sejumlah foto yang beredar, Sutan sudah tak seperti sebelumnya. Tubuhnya kurus kering. Mukanya yang bulat menjadi tirus lantaran penyakit yang menggerogoti badannya. Agen Bandarq

Sutan adalah terpidana korupsi APBN 2013 di Kementerian ESDM yang dihukum 12 tahun penjara. Awalnya mantan Ketua Komisi VII DPR itu dihukum 10 tahun penjara, namun oleh MA diperberat menjadi 12 tahun penjara.

Berikut Video Pemakaman SUTAN BHATOEGABA Diwarnai Hujan Angin dan Insiden Tenda Ambruk.
Previous
Next Post »